blog how to, blog trick, blog tips, tutorial blog, blog hack
lkllog

TULISAN BARU

Title

Tampilkan postingan dengan label Proposal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Proposal. Tampilkan semua postingan

Membuat Proposal dengan Mind Mapping

Minggu, 26 Juli 2009
Membuat proposal penelitian sama saja dengan membangun sesuatu yang belum jelas, abstrak. Maka perlu direncanakan dan di-‘deskripsikan’ melalui gambar dan bagan alir. Dengan gambar / sketsa, membuat kerja otak menjadi lebih mudah. Contoh ringkasnya, cara kerja system komputer yang diserdehanakan:
* Ada keyboard. * Ada CPU * Ada Monitor. Informasi dimasukkan lewat keyboard. Kemudian diolah dan diproses oleh CPU sebagian informasi dan data, kemudian ditampilkan oleh monitor. Keyboard, CPU,dan monitor itu apa? Tidak semua orang familiar. Walau orang kantoran kan? Belum lagi proses detail cara kerja keyboard, CPU dan monitor. Dengan membuat gambar, ketiga komponen itu akan menjadi lebih jelas untuk dipahami. Mind Mapping. Mind Mapping (pemetaan pikiran) berarti kita membuat visualisasi pikiran dan ide dalam suatu rangkaian system sebab akibat ataupun suatu proses. Dari sini, akan memudahkan kita untuk melakukan cross check, menambahkan sub system (misal menambah ‘speaker’ pada contoh system komputer di atas). Maka rencana yang kita susun akan menjadi lebih terarah. Ringkasnya, Mind Map merupakan: * Peta gambaran alur pikir * Rute panduan bagi ingatan * Metode pencatatan yang kreatif dan efektif * Cara pengoraganisasian rencana sehingga mudah untuk dievaluasi. Langkah langkah mind mapping : * Sediakan kertas putih kosong, missal A4, tempatkan horizontal (landscape). * Sediakan gambar. Untuk membantu dan merangsang agar otak kita bisa tetap fokus. * Gunakan warna. Warna akan mebuat sajian peta lebih hidup. * Buat garis hubungan antar sub system secara bervariasi dan konsisten. Misalnya hubungan tingkat satu (Biasanya garis besar/tebal) berbeda dengan garis hubungan sub system tingkat dua, tiga dan seterusnya. * Perbanyak garis melengkung dari pada garis lurus. Garis melengkung terkesan lebih artistik. * Pakai keyword (kata kunci) untuk memberi kemudahan pengembangan topik. Keyword lanjutan dipakai /disajikan pada garis garis dan sub system lebih kecil, sub sub system, sub sub sub system, dst. kalau malas nulis atau membuat mind map secara manual. Ada software mind mapping yang bisa dipakai. dengan bantuan software mind mapping, mudah bagi kita untuk mengutak atik map yang kita buat, mengedit, memperindah, dan sebagainya. Contoh real mind mapping dalam penyusunan proposal akan diposting lain waktu karena external hardiskku rusak. Sekarang mau nyari software mind mapping yang bagus dan tentunya gratiiiiiss! Do you know the best mind mapping software?
Read Full 0 komentar

Komponen PROPOSAL PENELITIAN

Kamis, 23 Juli 2009
Tiga hal yang perlu dipersiapkan sebelum menulis sebuah proposal penelitian:
  1. Topik yang jelas,
  2. Perumusan masalah (research question) yang jelas dan kuat
  3. Sumber-sumber informasi
Tujuan: untuk memberikan gambaran awal penelitian yang akan dibuat.
Format proposal Format proposal bisa bermacam – macam. Biasanya berbeda antar fakultas, universitas, ataupun tujuan proposal itu sendiri (proposal yang murni untuk penelitian ilmiah, funding, social). Untuk proposal penelitian skripsi, secara umum adalah meliputi komponen berikut:
  1. Latar belakang : Menggambarkan hal – hal apa yang menjadi ‘masalah’ sehingga topik menarik untuk diteliti. Menimbulkan pertanyaan? Urgensi topik ini untuk diteliti?
  2. Rumusan permasalahan: berisi thesis statement atau research question. Ditulis secara ringkas dan jelas dalam bentuk pernyataan atau pertanyaan.
  3. Batasan masalah: menetapkan batasan-batasan penelitian atau lingkup bahasan. Misalnya kelompok data yang teredia dalam tahun tertentu, daerah atau musim tertentu
  4. Tujuan penelitian: berisi beberapa tujuan baik segi keilmuan atau praktis. Perlu diingat bahwa TUJUAN harus sesuai dengan RUMUSAN PERMASALAHAN (ada koherensi mulai latar belakang, permasalahan, tinjauan pustaka dan landaan teori, pembahasan, dan tujuan).
  5. Landasan teori : ringkasan teori-teori pendukung yang dipakai. Jika merupakann teori baru, perlu dijelaskan lebih detail.
  6. Gambaran peralatan penelitian: gambaran program atau alat yang akan dipakai dengan menyebutkan kelebihan dan kelemahannya untuk penggunaan tertentu berdasarkan objek penelitian.
  7. Metode penelitian: Ringkasan metode penelitian yang akan dipakai. Apakah kualitatif, kuantitatif, atau gabungan. Perlu juga disebutkan beberapa indikator penelitian dan alat pengumpulan data atau cara pengambilan data.
  8. Rencana tahapan penelitian: Tata waktu pelaksanaan kegiatan penelitian. Tata waktu bisa dibuat dengan Gantt chart. Penyajian tata waktu harus realistis untuk menilai apakah proposal layak untuk dijalankan atau tidak berdasarkan JUDUL (TUJUAN) dan karakteristik alamiah objek penelitian.
  9. Daftar pustaka. Ditulis dengan format yang sesuai dengan ketentuan institusi (jika ada. Daftar pustaka ini penting sevagai bahan cross check proposal
Untuk tujuan tertentu ataupun jurusan tertentu, proposal penelitian tidak boleh melebihi empat halaman. Sehingga peneliti dituntut untuk menyajikan proposal yang PADAT. Proposal langsung dimulai dari point 2 - 5 - 1 - 4 -7 - 8 dengan format tertentu. Proposal penelitian yang diajukan ke penyandang dana, biasanya lebih ringkas lagi (2 halaman). Komponen yang paling penting adalah:
  • Penyajian latar belakang dan tujuan penelitian yang sesuai dengan MISI Penyandang dana
  • Rincian Rencana Anggaran Penelitian
  • Jadwal Kegiatan penelitian mulai Rencana Operasional sampai Pelaporan.
Read Full 0 komentar

CARA MEMBUAT LATAR BELAKANG PROPOSAL SKRIPSI / TESIS

Selasa, 21 Juli 2009
Latar Belakang biasanya berada di bagian pertama atau di Bab Pendahuluan. Bagian ini merupakan bagian yang penting karena menggambarkan:
  • HAL apa yang menjadi DASAR atau TITIK AWAL PERMASALAHAN dari topik yang ingin diteliti
  • Untuk memberikan gambaran kepada dosen / penyandang dana mengenai apa penyebab munculnya minat meneliti topik yang dipih
Tiga HAL yang perlu ditulis dalam sebuah Latar Belakang:
  1. Kondisi ideal. Menggambarkan sebuah keadaan yang menjadi tujuan, dicita-citakan, atau impian. Miisal sebuah visi misi. jangka pendek / jangka menengah / jangka panjang
  2. Kondisi saat ini. menggambarkan keadaan yang secara realita benar-benar terjadi pada saat ini. Uraikan kondisi faktual yang ada, terutama yang berkaitan dengan topik masalah yang sedang dirumuskan. Kemudian kaitkan dengan kondisi ideal di atas, sebutkan kira kira bagaimana ‘benang merah’-nya.
  3. Solusi. Gambaran cara mengatasi GAP antara kondisi saat ini dengan kondisi ideal. Uraikan hal-hal yang akan dilakukan/ditulis/diteliti/dll untuk mengatasi gap / jurang pemisah.
Catatan: Point 1 dan 2 bisa dibalik, tergantung selera Sumber untuk mencari latar belakang: Buletin, Jurnal, Skripsi, Tesis, Disertasi, wawancara pribadi
Read Full 0 komentar
 

© Black Newspaper Copyright by SHARING INFO BISNIS, TIPS, PROGRAM, PRODUK | Template by Blogger Templates | Blog Trick at Blog-HowToTricks