Tampilkan postingan dengan label Ilmiah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmiah. Tampilkan semua postingan
Komponen PROPOSAL PENELITIAN
Kamis, 23 Juli 2009
Tiga hal yang perlu dipersiapkan sebelum menulis sebuah proposal penelitian:
- Topik yang jelas,
- Perumusan masalah (research question) yang jelas dan kuat
- Sumber-sumber informasi
Format proposal
Format proposal bisa bermacam – macam. Biasanya berbeda antar fakultas, universitas, ataupun tujuan proposal itu sendiri (proposal yang murni untuk penelitian ilmiah, funding, social).
Untuk proposal penelitian skripsi, secara umum adalah meliputi komponen berikut:
- Latar belakang : Menggambarkan hal – hal apa yang menjadi ‘masalah’ sehingga topik menarik untuk diteliti. Menimbulkan pertanyaan? Urgensi topik ini untuk diteliti?
- Rumusan permasalahan: berisi thesis statement atau research question. Ditulis secara ringkas dan jelas dalam bentuk pernyataan atau pertanyaan.
- Batasan masalah: menetapkan batasan-batasan penelitian atau lingkup bahasan. Misalnya kelompok data yang teredia dalam tahun tertentu, daerah atau musim tertentu
- Tujuan penelitian: berisi beberapa tujuan baik segi keilmuan atau praktis. Perlu diingat bahwa TUJUAN harus sesuai dengan RUMUSAN PERMASALAHAN (ada koherensi mulai latar belakang, permasalahan, tinjauan pustaka dan landaan teori, pembahasan, dan tujuan).
- Landasan teori : ringkasan teori-teori pendukung yang dipakai. Jika merupakann teori baru, perlu dijelaskan lebih detail.
- Gambaran peralatan penelitian: gambaran program atau alat yang akan dipakai dengan menyebutkan kelebihan dan kelemahannya untuk penggunaan tertentu berdasarkan objek penelitian.
- Metode penelitian: Ringkasan metode penelitian yang akan dipakai. Apakah kualitatif, kuantitatif, atau gabungan. Perlu juga disebutkan beberapa indikator penelitian dan alat pengumpulan data atau cara pengambilan data.
- Rencana tahapan penelitian: Tata waktu pelaksanaan kegiatan penelitian. Tata waktu bisa dibuat dengan Gantt chart. Penyajian tata waktu harus realistis untuk menilai apakah proposal layak untuk dijalankan atau tidak berdasarkan JUDUL (TUJUAN) dan karakteristik alamiah objek penelitian.
- Daftar pustaka. Ditulis dengan format yang sesuai dengan ketentuan institusi (jika ada. Daftar pustaka ini penting sevagai bahan cross check proposal
- Penyajian latar belakang dan tujuan penelitian yang sesuai dengan MISI Penyandang dana
- Rincian Rencana Anggaran Penelitian
- Jadwal Kegiatan penelitian mulai Rencana Operasional sampai Pelaporan.
Prediksi gempa akibat gerhana matahari 22 – 30 July
Selasa, 21 Juli 2009
Sebuah berita baru dirilis (updated) oleh pakar simulasi IT tentang kemungkinan terjadinya gempa 6 SR di Jepang dan rantaian sampai ke Indonesia. Gempa terjadi karena gerhana Matahari Total yang diprediksikan akan terjadi tanggal 22 – 30 Juli.
Total Solar Eclipse Earthquake Theory
Apa hubungannya?
Bukan sekedar terhalangnya cahaya matahari oleh bulan, namun terjadi juga sebuah tarikan gravitasi dari dua massa benda angkasa (Matahari dan Bulan) terhadap bumi. Selama gerhana tersebut, dua daya gravitasi benar benar berada pada satu garis. Pusat gempa akan terjadi di Jepang dan terus ke arah Tenggara. Indonesia kemungkinan akan kena guncangan yang keras juga.
Pernyataan Peneliti:
"I predict a 6+ Magnitude Quake on July 22 2009 at 3:00PM Local Japanese time. This will be followed by two level 5+ Earthquakes and a Tsunami between 5:00PM and 7:00PM. The tsunami will start out in the pacific ocean (to the South East of Japan ... Along the fault line) and hit all the islands to the south west of Japan, Indonesia and even reach Papua New Guinea. The major quakes will actually be along the fault lines in the Ocean. Most of the quake activity will be south of Japan. Taiwan and Indonesia will probably be hit hard too."Lihat berita dan gambar taksiran di situs aslinya Moga moga gerhana matahari total saja, dan gempanya ga jadi ya !
PANDUAN MEMBUAT RUMUSAN PERMASALAHAN PENELITIAN
PERMASALAHAN beda dengan MASALAH. Contohnya:
IKAN dengan PERIKANAN
SELESAI dengan PENYELESAIAN
KELOLA dengan PENGELOAAN, dsb.
Bagian ini menjadi hal yang krusial dari sebuah proposal penelitian skiripsi / tesis. Untuk itu, PERMASALAHAN yang akan ditulis, perlu dibuat suatu rumusan sehingga menjadi RUMUSAN PERMASALAHAN yang JELAS dan ‘KUAT’.
Jelas, artinya apa yang kita tulis sebagai sebuah rumusan, akan dapat dipahami dengan cepat oleh pembaca (dosen / penyandang dana). Kuat, artinya pemilihan kata, latar belakang dan rumusan yang kita buat sulit untuk diotak atik
CARA MEMBUAT LATAR BELAKANG PROPOSAL SKRIPSI / TESIS
Latar Belakang biasanya berada di bagian pertama atau di Bab Pendahuluan. Bagian ini merupakan bagian yang penting karena menggambarkan:
- HAL apa yang menjadi DASAR atau TITIK AWAL PERMASALAHAN dari topik yang ingin diteliti
- Untuk memberikan gambaran kepada dosen / penyandang dana mengenai apa penyebab munculnya minat meneliti topik yang dipih
Tiga HAL yang perlu ditulis dalam sebuah Latar Belakang:
- Kondisi ideal. Menggambarkan sebuah keadaan yang menjadi tujuan, dicita-citakan, atau impian. Miisal sebuah visi misi. jangka pendek / jangka menengah / jangka panjang
- Kondisi saat ini. menggambarkan keadaan yang secara realita benar-benar terjadi pada saat ini. Uraikan kondisi faktual yang ada, terutama yang berkaitan dengan topik masalah yang sedang dirumuskan. Kemudian kaitkan dengan kondisi ideal di atas, sebutkan kira kira bagaimana ‘benang merah’-nya.
- Solusi. Gambaran cara mengatasi GAP antara kondisi saat ini dengan kondisi ideal. Uraikan hal-hal yang akan dilakukan/ditulis/diteliti/dll untuk mengatasi gap / jurang pemisah.
CARA MENENTUKAN TOPIK PENELITIAN SKRIPSI / TESIS
Beberapa kali dan beberapa teman menanyakan: 'kasih judul donk'.., 'Buatkan judul penelitian lah', 'Apa ya judul yang pas buat Tesis?.
Yang paling penting bukanlah menentukan judul, tapi menentukan TOPIK apa yang MENARIK bagi kita, DATA TERSEDIA, BISA DILAKSANAKAN TEPAT WAKTU, dan kira kira kita MAMPU MENGRJAKANNYA. Jangan sampai penelitian kitan terhambat di pertengahan karena rugi waktu dan sumberdaya. Bagian topik inilah yang perlu dipertimbangkan secara matang.
Contoh. Mau menulis skripsi tentang topik ‘Penggunaan citra satelit untuk mengevaluasi dan estimasi sebaran penyakit malaria’. INGAT, ini topik, bukan judul lho..!
- Perlu dipertimbangakan dan dilakukan survey:
- Di mana bisa mendapatkan Citra terbaru?
- Berapa biayanya?
- Dimana lokasi sebaran penyakit malaria yang ada 10 atau 5 tahun lalu, 3 tahun lalu atau cukup dengan 1 tahun lalu?
- Apakah data sekunder tersedia? Apakah kita berbakat / mampu mengoperasikan software GIS?
- Apakah kita paham / bisa paham tentang pola penyebaran agen malaria?
- Jika topik kira kira layak untuk dijalankan (sesuai level: missal skripsi > tesis > Disertasi), maka perlu dibuat list lanjutan:
- Apakah penelitian dengan (sub) topik sejenis sudah pernah ada?
- Jika ada, dimana kelemahannya?
- Apa saran dari peneliti tersebut? Biasanya peneliti yang baik akan member saran tentang hal hal apa yang perlu diteliti lebih lanjut. Juga menyebutkan kelemahan penelitian yang telah dia buat.
- Apakah kira kira kita bisa memberi perbaikan/mengkritisi hasil penelitian sebelumnya ? (misal tata waktu penelitian, indikator yang dipakai, alat ukur atau kuisioner yang dipakai) dan lain sebagainya. Untuk bagian ini, kita perlu paham tentang METODOLOGI PENELITIAN dan KARAKTER ALAMIAH fokus yang akan diteliti.
Langganan:
Postingan (Atom)

